kali ini saya akan bersaksi tentang bagaimana Tuhan bekerja dalam kehidupan rumah tangga kami. Sekalipun Tuhan tidak pernah meninggalkan kami, Ia selalu menyediakan apa yang kami butuhkan. kalau di entri sebelumnya saya bersaksi tentang cara Tuhan yang unik untuk memberkati kami saat motor kami yang rusak. Sekarang saya ingin bercerita tentang Tuhan yang selalu menyediakan setiap apa yang kami perlukan.
Saya dan suami melangsungkan pemberkatan nikah pada tahun 2014. waktu itu kami tidak mempunyai apa-apa untuk membangun bahtera rumah tangga, yang kami punya hanya Yesus. bahkan kami menjual motor kami yang masih kredit (oper kredit) guna membeli cincin kawin. Puji Tuhan, kami tidak meninggalkan hutang setelah syukuran pernikahan kami. kami memang melangsungkan pernikahan secara sederhana. tidak perlu gedung bahkan tratak. undangan pun hanya melalui ucapan bibir kami, dan Tuhan sendiri yang bekerja memenuhi apa yang kami perlukan saat pernikahan. Hanya bermodalkan Rp 3.000.000,00 (hasil jual motor). Rp 1.500.000,00 untuk beli cincin, sekitar Rp 500.000,00 untuk beli snack bagi para tamu di gereja. Rp 1.000.000,00 untuk rias sekeluarga dan untuk biaya konsumsi, Tuhan pakai kakak saya untuk memberkati sementara. Setelah pesta usai mujizat 5 roti dan 2 ikan terjadi. saya dan suami tidak meninggalkan hutang namun ada sisa yang Tuhan beri dan kami gunakan untuk awal kehidupan baru kami.
hari berganti hari, kami yang tidak punya motor boleh terberkati oleh teman suami. dia dengan sukacita meminjamkan motor untuk kami gunakan hingga kami bisa membeli motor yang baru. motor yang dipinjamkan kepada kami adalah motor gadaian, ketika tiba waktunya, motor akan diambil dan mujizat Tuhan kembali terjadi. Tuhan menyediakan tepat pada waktunya. ketika kami membeli motor bekas, teman suami saya langsung menelepon bahwa motor yang kami pinjam sudah harus dikembalikan.